Pages

Modric Kini Lebih Nyaman di Madrid


Luka Modric tak menepis ia merasa kurang mendapat jatah main dari Jose Mourinho di Real Madrid. Tapi, kini ia siap merebut posisinya di starting lineup. 
Modric tak lagi minder jika harus bertarung dengan Mesut Oezil atau Ricardo Kaka demi slot di pos attacking midfield, plus Xabi Alonso di defensive midfield.
Kepercayaan diri Modric sudah meningkat. Ini berkat gol briliannya ke gawang Manchester United pada leg kedua 16 Besar Champions League di Old Trafford, dua pekan lalu. Gol serupa diukirnya lagi kala bentrok Mallorca di Santiago Bernabeu, akhir pekan lalu.
Tak cuma peningkatan kepercayaan diri di lapangan, Modric sekarang merasa lebih nyaman di ruang ganti Los Blancos.
"Saya merasa nyaman sekarang. Partai di Old Trafford sangat membantu saya lebih percaya diri," ungkap Modric.
"Sebelumnya, situasi selalu berlangsung tak sesuai harapan saya. Tapi, kini saya senang bisa terus tetap seperti ini."
Musim ini, Modric sudah main di 38 partai selama 2.170 menit di seluruh kompetisi. Ia kalah menit main dari Alonzo (3.046 menit) dan Oezil (2.743 menit), tapi lebih banyak dari Kaka (926).
Sebanyak 24 kali Modric jadi starter, 15 kali dislot sebagai gelandang bertahan dan sembilan kali sebagai playmaker.
Modric sudah melesakkan total tiga gol. Selain ke MU dan Mallorca, Modric juga membuat gol ke gawang Real Zaragoza. Ini membuat rata-ratanya, satu gol per 723 menit.
Catatan itu lebih baik daripada selama tiga musim terakhir di Tottenham Hotspur, yakni satu gol per 832 menit (2011/2012), satu gol per 896 menit (2010/2011), dan satu gol per 931 menit (2009/2010).


Tapi, Modric belum melewati rapor satu gol per 509 menit yang ditorehnya di Spurs pada 2008/2009. Di musim terakhirnya bersama Dinamo Zagreb, Modric menuai 18 gol di 53 pertandingan atau satu gol per 251 menit.

Posting Komentar - Back to Content